Warga Gaza Gunakan Pembangkit Listrik Tenaga Surya

Pembangkit Listrik Tenaga Surya – Blokade Israel menyebabkan keterbatasan di Gaza membuat warga wilayah Palestina itu harus putar otak, salah satunya mencari pembangkit energi alternatif untuk mengganti listrik yang kian langka dan mahal.

Pembangkit Listrik Tenaga Surya untuk Gaza
Pembangkit Listrik Tenaga Surya untuk Gaza

Hasilnya kini, ribuan warga Gaza tidak lagi mengandalkan listrik yang dijatah Israel, namun kini telah menggunakan pembangkit listrik tenaga surya.

Panel surya tidak hanya dapat diandalkan dan murah untuk kesediaan energi jangka panjang, tapi dalam beberapa kasus juga menyelamatkan nyawa. Hal ini dialami oleh Tamer al-Burai, warga Gaza.

Tamer mengalami gangguan tidur yang berakibat pada gangguan pernafasannya, sebelum beralih ke tenaga surya, Burai mengeluarkan uang sebesar 18.000 shekels atau setara dengan Rp 60 juta pertahun untuk membeli bahan bakar generator yang diandalkan saat mati listrik, pembangkit Listrik Tenaga Surya.

“Saya membayar US$5.000 (Rp65 juta) untuk membeli panel surya bagi seluruh rumah, dan ini membuat saya berhemat hingga bertahun-tahun,” ujar Burai.

Nabeel Marouf, manajer Perusahaan Kontraktor dan Teknisi Energi Terbarukan Gaza mengaku kewalahan menerima permintaan panel surya dulu kliennya hanya puluhan. namun sekarang telah mencapai ribuan.

“Masyarakat putus asa mencari solusi krisis energi, lalu ada krisis bahan bakar,” kata Marouf.

Namun ternyata masih cukup banyak warga miskin di daerah Gaza yang sampai saat ini belum tersuplai aliran listrik di daerah tempat mereka tinggal. oleh karena itu gerakan Perlawanan Islam Palestina, Hamas pada hari Selasa (26/9) lalu waktu setempat, menyuplai peralatan tenaga surya (Solar Cell) di kota Deir Balah, wilayah tengah Jalur Gaza, dan sekaligus memulai pengerjaan proyek pembangkit listrik tenaga surya  pada rumah keluarga miskin.

Sejak lebih dari 10 tahun, Jalur Gaza mengalami pemutusan arus listrik. Hal ini telah menyebabkan terjadinya sejumlah kebakaran yang telah menelan korban jiwa dan kerugian materi yang tidak sedikit karena kebakaran yang terjadi pada rumah-rumah warga akibat menggunakan penerangan yang tidak aman.

Proyek  pembangkit listrik tenaga surya  ini dilakukan dengan tujuan untuk melindungi rumah-rumah warga Palestina dari risiko pencahayaan yang tidak aman, terutama penggunaan lilin, yang dapat menyebabkan kebakaran mematikan.  (gdm)

Loading Facebook Comments ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Loading Disqus Comments ...